RIDE TO THE LIMITS HIMALAYA ADVENTURE

Perjalanan ini akan memakan waktu selama 11 hari termasuk hari perjalalanan, dan ini penjelasan singkat tetang tour ini :

APAKAH NEPAL AMAN UNTUK PERJALANAN?

Jawaban singkatnya adalah ya  Pasti ! Nepal adalah ramah, menyenangkan, indah, walau lalulintasnya kadang-kadang kacau, namun negara ini aman untuk dikunjungi. Nepal terdiri dari orang-orang gunung yang raham dan menjalani hidup mereka dengan menganut agama Hindu (80%) atau Budha (10%) agama. Nepal sangat menyambut untuk wisatawan karena mereka memang hidupnya dari pendatang yang ingin mendaki gunung Himalaya.  Mereka sangat memahami betapa pentingnya pariwisata adalah untuk mata pencaharian mereka. Nepal memiliki salah satu tingkat pengembalian tertinggi bagi wisatawan di mana saja di dunia dan Anda tidak diragukan lagi akan memiliki pengalaman luar biasa di Nepal!

APA YANG TERMASUK

Pertanyaan bagus!  perjalanan ini sudah termasuk motor Royal Enfield , bensin, akomodasi secara twin-share, makanan (sarapan, makan siang, makan malam), izin TIMS dan ACAP (Annapurna Conservation Area Permit), panduan (berbahasa Inggris), mekanik (berbahasa Inggris ), kendaraan pendukung dengan sopir, perlengkapan turing  (helm, jaket, sarung tangan - jika diperlukan), t-shirt, kartu SIM lokal (silakan meminta ini sebelum tiba), dan kit medis.

APA TIDAK TERMASUK

Apa yang tidak termasuk adalah penerbangan internasional Anda, visa masuk, asuransi perjalanan (wajib), transportasi ke Pokhara, tips, laundry, alkohol, minuman / makanan ringan di luar waktu makan, dan pengeluaran pribadi.

Hal yang perlu dipersiapkan adalah gejala accute mountain sicknes akibat hypoxia akibat perbedaan tekanan di ketinggian. “Persiapan fisik jelas menjadi fokus utama.

Perjalanan ini  akan menjanjikan kisah yang seru. Apalagi selain ketinggian dan hawa dingin, juga kondisi jalan yang tidak gampang. Dari mulai aspal, gravel, off-road sampai medan salju.  Semuanya akan menjadi menu dalam 9 hari road to Himalaya (7 hari riding).

Motor yang dipergunakan adalah Royal Enfield  499cc, satu silinder dan 350 CC.

Hari Pertama:  Jakarta, Indonesia  – Kathmandu, Nepal

Hari Kedua  : Kathmandu

Tiba di Kathmandu Nginep sehari

Hari Ketiga : Kathmandu - Phokara

Kita akan menuju Pokhara yang berjarak sekitar 250 km dari Kathmandu. Bertemu di Pokhara di clubhouse  HandT  dan malamnya pengarahan perjalanan. Kita melakukan pengenalan sepeda motor sekaligus mengemas barang esoknya.

Hari Keempat: Pokhara ke Baglung

Kita akan melalui Sarangkot. Ini hari pertama perjalanan motor dan masih menikmat perjalanan melalui jalanan aspal.  Kita akan mengunjungi wisata paralayang, melihat jembatan gantung terpanjang (Kusma Gyadi) di Nepal serta wisata budata di kuil Hindu Baglung.

Hari Kelima :  Baglung ke Kalopani

Hari ini kita akan mulai pendakian vertikal ke Himalaya. Naik dari 300 m hingga hampir 3.000m dan melihat perubahan lanskap vegetasi. Mulai masuk di jalan pegunungan dan menikmati budaya desa sekitarnya. Jalanan berubah menjadi debu dan berbatu

Hari Keenam: Kalopani ke Kagbeni melalui Jomson

Kami terus naik ke utara, berhenti di ibukota wilayah itu (Jomson) untuk mendapatkan izin mendaki. Jomson telah memainkan peran penting dalam pembangunan daerah karena berfungsi sebagai titik awal untuk treks ke kedua Annapurna dan Dolpo.  Pada sore hari angin berasa lebih dingin. Pemandangan indah di kagbeni akan kita nikmati pada pukul 2-3 pm. Kagbeni adalah desa Tibet yang luar biasa yang berfungsi sebagai pintu gerbang ke Mustang. Kambing gunung digiring melalui jalan-jalan batu kecil yang penuh dengan peninggalan berusia 300 tahun dan kuil-kuil. Ini adalah pemandangan yang indah dan sayang untuk dilewatkan.

Hari Ketujuh: Kagbeni ke Mukintath (4000m) kemudian turun ke Marpha

Hari ketujuh ini kita akan mencapai titik tertinggi – Muktinath ! Mendaki terus dari mulai Kagbeni dan mengambil rute jalanan gravel yang tidak dilalui umum melalui Jong - di mana biara Buddha kuno masih beroperasi. Seperti yang kita lebih dekat ke tujuan, udara lebih menipis, dan Anda (dan motor anda !) Akan mulai merasa ketinggian ! Setelah di Muktinath-palyak, mengagumi pemandangan serta menikmai yak steak dan setelah itu mengunjungi salah satu kuil Hindu yang paling suci Nepal. Kami tidak menghabiskan malam di Muktinath untuk menghindari penyakit ketinggian, kami kembali melalui jalur ke selatan yakni kota Jarkot dan berhenti di desa indah Marpha untuk bermalam – dan tempat ini terkenal sebagai tempat yang romantis dan terkenal dengan apple brandy.

Hari Kedelapan : Marpha ke Tatopani (mata air panas)

Kunjungi biara lokal di pagi hari dan kemudian kami mulai turun kita kembali ke iklim yang lebih hangat di bawah ini. Ini adalah malam terakhir dari tur sehingga untuk merayakan kami berhenti di Tatopani - rumah air panas yang terkenal Nepal.

Hari Kesembilan  : Tatopani ke Pokhara

Hari ini kita mulai mendapatkan dan melalui jalanan beraspal lagi dan perjalanan kembali ke peradaban.

Hari Kesepuluh  – Kembali Ke Kathmandu

Hari Kesebelas sight seing Kathmandu dan kembali ke Jakarta pada tanggal 19 Maret 2016