image_pdfimage_print

Milan _ Pisa

Pisa – Siena

Hari ke 3 riding. Pagi hari kami bersiap siap. Kami kali ini menuju Ancona. Kota pelabuhan ditepi pantai timur Italy.

Sebelumnya kami mampir dulu ke kota tua Siena yang terletak di propinsi Tuscany. Siena, seperti kota-kota bukit Tuscan lainnya, pertama kali didirikan pada zaman Etruscans (sekitar 900–400 SM) ketika dihuni oleh suku yang disebut Saina. Orang Etruria adalah suku orang-orang maju yang mengubah wajah Italia tengah melalui penggunaan irigasi untuk merebut kembali tanah yang sebelumnya tidak bisa diolah, dan kebiasaan mereka membangun pemukiman mereka di benteng-benteng bukit yang dibela dengan baik . Sebuah kota Romawibernama Saena Julia didirikan di lokasi pada masa Kaisar Augustus . Beberapa arkeolog menyatakan bahwa Siena dikontrol untuk periode oleh suku Gaulish yang disebut Senones.

Menurut legenda setempat, Siena didirikan oleh Senius dan Aschius , dua putra Remus dan dengan demikian keponakan Romulus , setelah kemudian Roma dinamai. 

Beberapa mengklaim nama Siena berasal dari Senius. Etimologi lain mengambil nama dari nama keluarga Etruscan Saina , nama keluarga RomawiSaenii , atau kata Latin senex “tua” atau bentuk senja “menjadi tua”.

Siena tidak berhasil di bawah pemerintahan Romawi. Itu tidak berlokasi di dekat jalan-jalan utama dan tidak memiliki peluang untuk berdagang. Status piciknya berarti bahwa Kekristenan tidak menembus sampai abad ke-4, dan tidak sampai orang orang Lombard menyerbu Siena dan wilayah sekitarnya yang dikenalnya kemakmuran. 

Kami berkeliling kota Siena dan mempelajari tentang sejarahnya. Istirahat sejenak disini sebelum lanjut ke Ancona. Kami melewati Urbino tempat kelahirannya Valentino Rossi, aroma balap pun terasa karena ternyata memang tempat kelahiran Valentino Rossi itu dekat sekali dengan San Marino. Andrea pun pernah latihan bapak disitu.

Saya lupa, didalam perjalanan yang kami lewati kami sempat makan disitu dan ternyata tempat kami makan pemiliknya adalah bikers dan pemilik KTM 1290. Saya sempat kegarasinya dibawah ternyata motornya banyak. Dia sangat senang kedatangan tamu dari Indonesia dan memberikan discount khusus buat kami.

Kami makan siang disini a la carte sebelum kami lanjut ke Ancona.

Ancona adalah kota pelabuhan tempat kapal kapal bersandar menuju eropa timur.

 

Spalato ke Dubrovnic dan Podgorica

ANCONA

Dikirim oleh Wijaya Kusuma Subroto pada Rabu, 05 September 2018